Akhirnya... BBM-an di Android!

Setelah mengalami tarik ulur; ketidakjelasan, penundaan, serta ketidaksiapan server, akhirnya BBM for Android diluncurkan juga pada bulan Oktober lalu.

Untuk menggunakan BBM di Android caranya sangat mudah, pengguna hanya perlu memasukkan alamat e-mail di kotak yang tersedia.

Ketika giliran pengguna yang bersangkutan sudah tiba, BlackBerry akan mengirim e-mail, dan pengguna diminta kembali mengonfirmasi lewat aplikasi BBM.

Setelah mendapat giliran, Anda akan dihadapkan dengan layar "Sign In". Untuk masuk ke aplikasi ini, dibutuhkan BlackBerry ID. Jika Anda sudah memiliki akun tersebut, langsung saja klik "Sign In" (klik kotak kedua di halaman tersebut), kemudian masukkan ID beserta kata sandi. Setelah usai, pengguna dapat langsung memanfaatkan semua fitur yang ada.

Jika belum memiliki BlackBerry ID, maka Anda bisa langsung membuatnya melalui pilihan pertama di halaman tersebut. Proses pembuatannya sendiri tidak terlalu sulit, cukup mengisi beberapa data, seperti alamat e-mail dan kata sandi. Setelah selesai, Anda bisa langsung menuju ke proses "Sign In".

Setelah proses tersebut berhasil dilakukan, aplikasi ini akan memakan waktu beberapa menit untuk melakukan beberapa pengaturan. Sistem akan memindahkan daftar teman dari perangkat BlackBerry lama ke perangkat Android.

Waktu pemindahan ini akan berbeda di setiap perangkat. Apabila BlackBerry ID yang dimasukkan terdiri dari puluhan hingga ratusan kontak, maka dijamin prosesnya akan lebih lama dibanding ID yang hanya memiliki sedikit kontak.

Bagi BlackBerry ID baru, proses pengaturan ini tidak akan berjalan lama.

Ninetology U9 Jajaran Smartphone Android Stylish dan Terjangkau

Pasar smartphone di Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya tiga produk terbaru dari Ninetology. Ninetology merupakan transformasi dari merk dagang CSL Blueberry yang dinilai kurang sukses. Kini, Ninetology mulai serius menggarap pasar Indonesia, dan berikutnya juga pasar negara-negara Asean lainnya  seperti Thailand dan Vietnam.


Ninetology U9 P1. P1 didukung dengan prosesor dual core MediaTek MT6572 1,3 GHz, GPU Mali 400-MP, layar 4 inchi, kamera belakang 5MP dan 0,3MP untuk kamera depan. Untuk media penyimpanan, tersedia memory 4GB dan RAM 512MB, serta sistem operasi Android Jelly Bean 4.2. Tersedia pilihan warna hitam dan abu-abu dengan harga Rp 999 ribu.

Ninetology U9 Q1. Q1 didukung dengan prosesor dual core MediaTek MT6572 1,3 GHz, GPU Mali 400-MP, layar 4,5 inchi, kamera belakang 5MP dan 0,3MP untuk kamera depan. Untuk media penyimpanan, tersedia memory 4GB dan RAM 512MB, serta sistem operasi Android Jelly Bean 4.2. Q1 akan dijual dengan harga Rp 1.399.000,

Ninetology U9 X1. X1 didukung dengan prosesor quad core prosesor MediaTek MT6589 1,2GHz, GPU PowerVR SGX544, ROM 16GB dan RAM 1GB serta layar AMOLED HD berukuran 4,8 inchi, kamera belakang 13MP dengan fitur Face Beatification. Dengan fitur tersebut, pengguna smartphone Ninetology pun bisa mempercantik tampilan wajah. Ponsel premium dari seri Ninetelogy U9 ini akan dijual dengan harga Rp 3.399.000.


Sebagai fitur tambahan dari perangkat smartphone Ninetology, mereka menambahkan aplikasi Agnes Mo Apps. Agnes Mo (Agnes Monica) sendiri memang merupakan salah satu shareholder dari perusahaan tersebut. Agnes Mo Apps tersebut kurang lebih berisi berbagai konten terkait artis-artis lokal, termasuk Agnes Mo sendiri, serta merchandise store berisi berbagai item menarik yang bisa dipesan oleh pengguna smartphone Ninetology.